Lintas Media, Pesawaran – UPTD SDN 1 Way Khilau yang berlokasi di Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran Lampung, melaksanakan peringatan Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Sebelum acara berlangsung, Bapak Kepala Sekolah sekaligus Koordinator Wilayah Cabang Pendidikan Kecamatan Way Khilau, Joharsah, S.Pd.I, bersama seluruh dewan guru dan komite sekolah telah melakukan rapat dan musyawarah untuk menyusun program kegiatan. Alhamdulillah, acara berjalan lancar pada hari Rabu, 21 Januari 2026, dengan lokasi di halaman sekolah yang dilengkapi tarup dan menggunakan gedung sekolah itu sendiri.
Acara dihadiri oleh berbagai undangan penting, antara lain Ibu Bupati Pesawaran, Bapak Kepala Dinas Pendidikan, Bapak Camat Way Khilau, para pengawas pendidikan, kepala sekolah PAUD, TK, SD, SMP negeri dan swasta, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh wali murid UPTD SDN 1 Way Khilau. Jumlah jamaah undangan yang menghadiri kurang lebih seratus orang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dengan suasana khidmat, kebersamaan, dan kekompakan di bawah koordinasi panitia yang telah menyusun aturan acara secara matang.

Pembawa acara pada kesempatan ini dipercayakan kepada siswi kelas 6 bernama Nurida. Acara dibuka dengan pembacaan siturrahmi (silaturahmi) yang dilakukan oleh Bapak Pembantu Penghulu atau yang mewakilinya. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an yang dikumandangkan oleh saudara M. Farid. Kegiatan ini menjadi pembuka yang penuh berkah sebelum memasuki rangkaian acara selanjutnya.
Setelah pembacaan Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan kata sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Kepala Sekolah Joharsah, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan yang telah berkenan hadir. Beliau juga mengajak untuk bersama-sama meningkatkan kegiatan Hari Besar Islam (HBI) di masing-masing sekolah pada tahun-tahun mendatang, sebagai bentuk contoh keagamaan bagi anak-anak didik dengan harapan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan ibadah dan ketaatan kepada Sang Pencipta.

Sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan Ibu Bupati Pesawaran, yaitu Bapak Camat Way Khilau, M.Nazam Roni, SE. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan hal yang dimuliakan oleh Allah SWT, yang bertujuan untuk menanamkan pola pikir yang baik kepada anak-anak didik terkait unsur keagamaan. Beliau juga mengajak agar program kegiatan keagamaan di sekolah-sekolah terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Sebelum acara memasuki tahap selanjutnya, diadakan sesi hiburan berupa berbagai kesenian yang diperagakan oleh siswa-siswi UPTD SDN 1 Way Khilau. Selain itu, ada juga pertunjukan lagu Robbana yang disajikan oleh ibu-ibu dari pengajian Fatayat khusus Kecamatan Way Khilau. Kegiatan ini menjadi penyegaran suasana dan menunjukkan kreativitas serta dedikasi para peserta dalam menyemarakkan peringatan Isra Mi’raj.

Setelah sesi kesenian, seluruh peserta diperkenankan untuk istirahat sejenak sambil menikmati suguhan makanan dan minuman yang telah disediakan panitia. Istirahat ini menjadi waktu untuk saling bertukar pikiran dan mempererat tali silaturahmi antar undangan, guru, wali murid, dan masyarakat yang hadir.
Setelah istirahat, acara dilanjutkan dengan sesi tausiyah (ceramah atau siraman rohani) yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Yusron, S.Pd., M.Pd. Beliau menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk mengingat perjalanan menuju surga Allah SWT, sekaligus untuk memahami perbedaan antara hal yang baik dan buruk yang akan menjadi bekal di akhirat serta pegangan dalam kehidupan dunia.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Yusron juga menekankan pentingnya melaksanakan sholat lima waktu sehari semalam sebagai dasar ibadah yang utama. Beliau menjelaskan secara detail tentang peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, mulai dari perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian naik ke langit kelima hingga ke Sidratul Muntaha. “Peristiwa ini merupakan mukjizat yang luar biasa dan dapat memperkuat iman kita kepada Nabi besar Muhammad SAW,” ujarnya.
Selanjutnya, Ustadz Ahmad Yusron mengajak seluruh peserta untuk selalu berbuat baik kepada sesama, memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Beliau berharap bahwa seluruh hadirin mendapatkan rahmat, berkah, dan hidayah, serta diberikan kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. Akhir kata tausiyahnya disambut dengan ucapan amin yang penuh keikhlasan.
Sebelum acara ditutup, seluruh undangan mengangkat kedua tangan untuk bersama-sama mengaminkan doa yang diimami oleh Bapak Pembantu Penghulu Desa Sukajaya atau yang mewakilinya, dengan harapan doa tersebut dapat dikabulkan Allah SWT sebagai bentuk permohonan berkah dan kebaikan bagi seluruh warga masyarakat. Joharsah kembali menyampaikan bahwa kehadiran para undangan menunjukkan bahwa nilai keagamaan, budaya, dan sosial mampu menyatukan orang-orang secara harmonis. Beliau mengajak agar semangat kebersamaan seperti ini terus hidup dan berkembang, sehingga masyarakat dapat hidup rukun dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.
By Zainal Abidin, S.Pd
