Lintas Media, Pringsewu, 13 Oktober 2025 – Di tengah kemajuan zaman, warga Dusun III Pagar Bukit, yang terletak di Pekon Gunung Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, masih harus bergelut dengan kegelapan. Janji realisasi pemasangan listrik dari PLN, yang telah lama menjadi harapan mereka, sayangnya belum juga terwujud. Akibatnya, masyarakat setempat merasa seolah-olah diabaikan oleh pihak-pihak terkait.
Kepala Pekon Gunung Raya, Toim Yusup, tak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat berbicara kepada awak media. Ia mengungkapkan bahwa keluhan masyarakat Dusun III Pagar Bukit mengenai ketiadaan listrik ini bukanlah isu baru. “Sudah sejak lama warga kami merindukan penerangan. Padahal, kita bisa lihat sendiri, wilayah lain di Pagelaran Utara sudah lebih dulu menikmati fasilitas ini,” ujarnya dengan nada prihatin.
Sejak tahun 2019, berbagai upaya telah ditempuh oleh Pemerintah Pekon Gunung Raya demi mewujudkan impian warganya. Toim Yusup menjelaskan bahwa pihaknya telah aktif mengirimkan berkas permohonan kepada berbagai pihak, mulai dari Bupati Pringsewu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), hingga langsung ke pihak PLN dan dinas-dinas terkait. Akan tetapi, hingga tahun 2025 ini, реаlisasi listrik masih saja menjadi angan-angan.
“Setiap kali kami menanyakan perkembangan, jawaban yang kami terima selalu sama, yaitu ‘Insya Allah’. Namun, sayangnya, sampai detik ini belum ada tindakan nyata yang mengikuti janji tersebut. Masyarakat pun semakin lelah dan merasa jenuh dengan janji-janji kosong,” keluh Toim Yusup dengan nada frustrasi.
Oleh karena itu, masyarakat Dusun III Pagar Bukit sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Pringsewu, terutama Bapak Bupati, anggota DPRD, serta dinas terkait, dapat segera memberikan perhatian serius dan merealisasikan pemasangan jaringan listrik di wilayah mereka. Menurut perhitungan, dibutuhkan sekitar 60 tiang listrik untuk dapat menerangi seluruh dusun.
Sebagai tambahan informasi, Pekon Gunung Raya merupakan salah satu dari 11 desa yang masih tergolong tertinggal di Kabupaten Pringsewu. Oleh sebab itu, реаlisasi listrik bukan hanya sekadar penerangan, melainkan juga diharapkan dapat menjadi katalis untuk meningkatkan kualitas hidup dan memacu pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. (YERI.S)
