Pesawaran, Lintas Media – Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung, terus bergerak aktif memanfaatkan anggaran Dana Desa (DD) untuk pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu program prioritas yang saat ini sedang digarap secara maksimal adalah rehabilitasi dan renovasi gorong-gorong yang melintas di jalan desa. Pembangunan ini menjadi fokus utama mengingat jalur tersebut merupakan akses vital yang digunakan oleh berbagai jenis kendaraan, mulai dari roda dua hingga alat berat pengangkut material bangunan.
Kepala Desa Sukajaya, Tarmizi, bersama jajaran aparatur desa serta tokoh masyarakat, telah menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) sekitar satu bulan lalu. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan bahwa perbaikan infrastruktur drainase dan jalan menjadi agenda utama. Program renovasi ini mencakup jalur yang menghubungkan RT 01 melintas ke RT 02, serta penghubung RT 03 menuju RT 04, yang dinilai kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius.
Tim media Lintas Media berkesempatan melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan pada Minggu (19/04/2026). Di lokasi, terlihat para pekerja sedang bergotong royong penuh semangat dalam tahap pembongkaran dan pemasangan struktur baru. Salah satu pekerja, Irwan Syah, menjelaskan alasan mendasar mengapa renovasi ini sangat mendesak dilakukan. Menurutnya, konstruksi gorong-gorong lama dinilai tidak memenuhi standar keamanan dan kekuatan, karena pemasangannya dianggap asal-asalan, tidak menggunakan balok gantung, serta pengikatan besi yang tidak rapi.
“Gorong-gorong yang lama itu bangunannya asal-asalan, tidak menggunakan balok gantung, besinya tidak dianyam atau dicincin, dan penguatannya hanya mengandalkan bambu. Padahal, jalan ini tidak hanya dilalui kendaraan kecil, tapi juga sering dilintasi dump truck yang mengangkut batu, bata, pasir, dan kayu. Jadi beban yang ditanggung sangat berat,” ungkap Irwan Syah saat dikonfirmasi.
Pernyataan senada disampaikan oleh Jamaluddin, tukang profesional yang terlibat dalam proyek ini. Ia menegaskan bahwa di era kepemimpinan Kades Tarmizi, standar pembangunan diperketat demi kualitas jangka panjang. Berbeda dengan masa lalu yang hanya mengandalkan pemasangan besi tanpa anyaman, renovasi kali ini dilakukan secara total dengan menerapkan sistem balok gantung agar struktur menjadi jauh lebih kokoh, paten, dan tahan lama menopang beban berat.
Kepala Desa Sukajaya, Tarmizi, menambahkan bahwa dengan anggaran yang tersedia saat ini, pihaknya mampu merealisasikan perbaikan di dua titik strategis. Titik pertama terletak di wilayah RT 03-RT 04 Dusun 02, dan titik kedua berada di RT 05-RT 06 Dusun 03. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada tingkat keramaian lalu lintas dan permintaan masyarakat yang sangat tinggi agar akses jalan utama tersebut segera diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, Ketua Dusun 03, M. Rusli, memastikan bahwa kualitas material yang digunakan sudah sesuai spesifikasi teknis. Dengan spesifikasi tinggi 180 cm dan lebar 2 meter, konstruksi ini dirancang menggunakan besi berkualitas serta adukan semen yang kuat. Proses pengerjaan juga melibatkan gotong royong warga dengan tenaga kerja harian seperti Win dan Fizar di bawah pengawasan ahli, sehingga hasilnya diharapkan maksimal dan awet.
Melalui program Dana Desa ini, Pemerintah Desa Sukajaya berkomitmen penuh untuk mewujudkan infrastruktur yang layak dan aman. Kades Tarmizi berharap, dengan kesehatan dan umur panjang, program-program pembangunan serupa dapat terus digulirkan di tahun-tahun mendatang untuk mencakup lebih banyak titik yang membutuhkan perbaikan. (Zainal Abidin)
