Bandar Lampung, lintasmedia.asia – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung resmi melantik tujuh orang Kepala Sekolah baru untuk jenjang Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di kantor Kemenag Provinsi Lampung, Senin (06/07/2026).
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kualitas manajemen pendidikan di lingkungan madrasah. Ketujuh pejabat yang dilantik tersebut berasal dari berbagai wilayah, baik di Kota Bandar Lampung maupun Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu, untuk menduduki jabatan strategis di masing-masing satuan pendidikan.
Adapun nama-nama kepala sekolah yang resmi dilantik antara lain: Dr. Junaidi, S.Pd., M.Kes sebagai Kepala MAN 2 Bandar Lampung, Hartawan, S.Pd., M.M sebagai Kepala MAN 1 Pesawaran, Sarip Udin, S.Pd sebagai Kepala MTsN 1 Pesawaran, Firmansyah, M.Pd.I sebagai Kepala MTsN 2 Pesawaran, Rohman Taufik, S.Pd sebagai Kepala MTsN 1 Pringsewu, Yuni Fitriya, S.Pd.I sebagai Kepala MIN 1 Pesawaran, serta Gamers, M.Pd sebagai Kepala MIN 2 Pesawaran.
Dalam arahannya, Kepala Kemenag Provinsi Lampung menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Para pemimpin madrasah dituntut untuk mampu melaksanakan tugas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
Selain menjalankan roda administrasi, para kepala sekolah baru juga diharapkan mampu menciptakan kriteria dan lingkungan kerja yang kondusif. Hubungan yang harmonis dan sinergis perlu dibangun bersama seluruh elemen sekolah, mulai dari dewan guru, staf tata usaha, komite sekolah, hingga wali murid demi tercapainya tujuan pendidikan.
Pentingnya jiwa kepemimpinan dan karakter sebagai pengayom juga menjadi sorotan utama. Seorang kepala sekolah diingatkan bahwa keberhasilan program tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan seluruh pihak. Oleh karena itu, rasa memiliki dan kekompakan antar warga sekolah harus terus ditumbuhkan.
“Tanpa dukungan dari Bapak Ibu dewan guru, staf, dan komite, tidak mungkin program belajar mengajar akan berjalan dengan baik. Mari kita tunjukkan rasa memiliki terhadap sekolah kita masing-masing dan wujudkan sinergi yang kuat,” tegasnya dalam pesan moral kepada para pejabat baru.
Dengan dilantiknya para kepala sekolah ini, diharapkan mampu membawa perubahan positif serta peningkatan mutu pendidikan di madrasah masing-masing. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan profesional, transparan, dan berorientasi pada kemajuan anak didik.
(By: Zainal Abidin)
